Langsung ke konten utama

Mulai Berani !!! #2


Ternyata duduk 13 jam di kereta itu melelahkan, apalagi hanya seorang diri
Tidak ada yang diajak untuk jalan-jalan mengitari kereta, duduk sambil nempel di kaca duh mirisnya si jomblo ini hehe, tak apa next trip mau balas dendam ngajak doi deh (doi nya temen- temen sholehah hehe)

Yaa Alhamdulillah setelah sekian lama menikmati di kereta sampai jugaaa di Jekardaahhh, selepas itu saya langsung ke rumah TKP wkwk, ke rumah sahabat sholihah di Cakung Jakarta Timur dengan bantuan bapak grab bersama rombongan keluarga nya yang dari Ponorogo, jadi saya ketemuan di stasiun Pasar Senen tempat saya mendarat

Posisi kita (saya dan teman saya Santi) belum pernah ketemu, kita kenal lewat askfm terus deket jadi sahabat sholihah masyaa Allah alhamdulillah Allah memperbanyak sahabat-sahabat sholihah dimana-mana. jadi saat saya ke jakarta pun itu pertemuan awal saya dan santi sekeluarga, yaa gimana ya belum saling ketemu langsung ke rumah nya dan langsung ikut acara bahagianya dia.

Disana saya disambut dengan luar biasa ramah dan penuh kasih sayang, sudah seperti keluarga sendiri, saya datang kesana itu H-1 sebelum pernikahan, Alhamdulillah bisa sedikit membanti-bantu untuk menyiapkan kebutuhan pernikahannya

Disinilah saya juga banyak hal yang saya pelajari, mengerti gimana repotnya mempersiapkan pernikahan, salut nya Santi ini peserta pernikahan dan juga panitia pernikahan hehehe, dia juga sibuk mempersiapkan ini itu untuk pernikahannya, tak banyak juga yang saya lakukan, saya hanya menemani dia kesana kesini untuk membantu menyiapkannya. dan disinilah saya tahu sedikit apa saja yang harus dipersiapkan, yaa itung-itung bekal nanti pernikahan saya hehehe

Sampai hari H pun saya mencoba untuk mendampingi dia, namun tidak bisa sepenuhnya mendampingi karena saya harus lari ke Jakarta Pusat untuk hal yang luar biasa..
fyi ya gaes, pernikahan nya diadakan tanggal 2 Desember 2018, tau lahhhh hal yang luar biasa yang saya hadiri di tanggal tersebut sehingga meninggalkan pernikahan nya sementara waktu (ada di next blog nanti ceritanya di 212 hehe)

Singkat cerita selepas semua kegiatan pernikahan selesai, saya berpamitan pulang, eittss bukan langsung pulang ke Gresik yaa, tapi hijrah atau berpindah lagi, karena saya bertemu dengan teman saya dari Gresik, teman saya mengajak ke suatu tempat yang saya dambakan (saksikan di next cerita hehe) klue di Ciputat hehehe

Yang bikin haru saat pamitan ini adalah harus meninggalkan keluarga yang sangat baik dengan saya, keluarga baru yang saya temui selama dua hari ini yang sangat menyambut hangat kedatangan saya, sampai air mata ini terpecahkan ketika mama dari temen saya memeluk saya dan berkata
"Mama nggak kenal Nia, mama baru aja ketemu Nia, kita baru aja tau dan bersama tapi yang mama tau tentang Nia, Nia ini orang baik". Nangis langsung kita berdua sedihhh aku tuhhh

Alhamdulillah ya Allah sejelek-jeleknya dan seburuk-buruknya saya kepadaMu, Engkau selalu ME-COVER diriku terlihat baik di mata orang lain, begitu baik nya Allah kepada seluruh hambaNya..


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Allah hanya memindah tugaskan Kita

Manusia itu laksana sekawanan burung, memiliki naluri untuk berkumpul dengan sejenisnya. Oleh karena itu, jika kita ingin menjadi orang shalih, hendaklah berusaha berkawan dan berkumpul dengan orang-orang shalih. Allah berfirman: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allâh, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar (jujur) .” (At-Taubah/9:119). Ini berlaku bagi laki-laki dan wanita yaa. Seorang Muslim hendaknya mencari, bergaul, dan menjadikan laki-laki yang shalih sebagai kawan-kawannya. Dan wanita Muslimah hendaknya mencari, bergaul, dan menjadikan wanita-wanita shalihah sebagai kawan-kawannya. Jangan  merasa rendah bergaul dengan orang-orang yang taat, walaupun mereka orang-orang yang kekurangan secara duniawi, namun mereka memiliki derajat di sisi Allah Yang Maha Tinggi. Daaannn Alhamdulillah lingkaran pertemanan saya Sholeh dan Sholehah serta men sholehkan dan men sho...

NDAK PERLU!

Barangkali memang benar bahwa kita ndak perlu meminta dimengerti oleh orang lain. Setiap pribadi memiliki sisi kepentingan yang berbeda, setiap manusia memiliki kacamata sendiri dalam melihat orang lain. Pun mereka terhadap kita. Ndak perlu lah bersusah payah membuat mereka mengerti, ndak perlu meminta dipahami dengan membuang harga diri. Sebab suatu hari, kita akan bertemu dengan orang-orang yang tanpa diminta akan mencoba memahami, orang-orang yang dengan senang hati berusaha mengerti. Meski tentu tak pernah mengerti sepenuhnya, tapi mereka selalu berupaya. Percaya deh! suatu hari akan bertemu dengan orang-orang yang selalu mempertanyakan perihal keadaan kita yang sebenarnya, bukan sekadar yang dapat dilihat mata. Manusiawi sih, memang begitu alamiyah nya sifat manusia. Selalu berharap kepada manusia, mencari penilaian manusia dan memprioritaskan manusia diatas segalanya. Mungkin diawal niat kita sih yang salah, selalu menginginkan dan mengharapkan manusia. Bahkan secara sadar pu...

Problem??? Everyone must have a problem

Assalamu'alaikum Wr. Wb. “Kalo gak mau ada masalah, jangan hidup!!” mungkin itu kalimat yang pas buat kita semua hehehe ...  Siapa sih di dunia ini yang nggak punya masalah? mustahil lah bagi setiap orang jika menghadapi kehidupan ini tanpa masalah, kalau menurut saya hidup tanpa masalah itu bagai sayur tanpa garam hehehe hambar gitu dan hidup kita akan biasa-biasa saja . Setiap orang pasti masalah nya berbeda-beda. dan masalah itu bermacam-macam jenisnya. Tergantung jenis dan tempat dimana masalah itu terjadi hehe Dan yang paling utama tergantung dari bagaimana si pelaku atau yang mengalami permasalahan itu memandang masalahnya. Setiap manusia akan menemui masalahnya masing-masing. Setiap orang akan mengalami permasalahan hidup yang beragam. Setiap permasalahan yang datang tak jarang membuat kita sebagai manusia menjadi lemah dan berputus asa, padahal Allah berfirman : “….dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari...