Langsung ke konten utama

Pengabdian Masyarakat

Assalamualaikum :-):-)
Alhamdulillah berjumpa lagi sampai minggu ke 4 CHAMPS UISI

          Sabtu, 3 Oktober 2015 CHAMPS ke 4 dimulai lebih awal pukul 06.00 WIB. Dan dengan lokasi yang berbeda. Tepatnya di Alun-alun Gresik.
          Kegiatan kali ini diawali dengan senam pagi yang sangat energik. Kemudian dilanjutkan dengan bersih-bersih alun-alun. Kami semua peserta CHAMPS dan kakak-kakak PJK membersihkan sampah anorganik yang sulit diuraikan dan akan menimbulkan pencemaran.
          Kegiatan berlangsung dengan mengasyikkan, seru dan fun. Disini kita bisa terjun langsung dengan lingkungan dan warga sekitar.
          Diharapkan kegiatan ini berkelanjutan dan dapat diterapkan dimanapun. Kita sebagai generasi muda harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Agar kesadaran akan mencintai lingkungan melekat pada diri kita. Kebersihan itu sebagian dari iman. Jika lingkungan kita bersih mata pun enak memandang.
          Alun-alun semestinya menjadi event suatu kota, seharusnya mampu mempunyai daya tarik ekonomis dan daya tarik wisatawan. Kalau bukan kita mahasiswa siapa lagi yang akan membenarkan tata letak kota ini? Kita harus mampu menggunakan suatu tempat sebagaimana mestinya.
          Yang harus diubah adalah pola berpikir dan pola perilaku akan kecintaan dan keindahan lingkungan.

Sekian semoga bermanfaat ,
Tunggu cerita selanjutnya :-):-)
Wassalamualaikum ....
CHAMPS 2015 #BeyondInspiring
Spirit #UISI UISI UISI

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Allah hanya memindah tugaskan Kita

Manusia itu laksana sekawanan burung, memiliki naluri untuk berkumpul dengan sejenisnya. Oleh karena itu, jika kita ingin menjadi orang shalih, hendaklah berusaha berkawan dan berkumpul dengan orang-orang shalih. Allah berfirman: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allâh, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar (jujur) .” (At-Taubah/9:119). Ini berlaku bagi laki-laki dan wanita yaa. Seorang Muslim hendaknya mencari, bergaul, dan menjadikan laki-laki yang shalih sebagai kawan-kawannya. Dan wanita Muslimah hendaknya mencari, bergaul, dan menjadikan wanita-wanita shalihah sebagai kawan-kawannya. Jangan  merasa rendah bergaul dengan orang-orang yang taat, walaupun mereka orang-orang yang kekurangan secara duniawi, namun mereka memiliki derajat di sisi Allah Yang Maha Tinggi. Daaannn Alhamdulillah lingkaran pertemanan saya Sholeh dan Sholehah serta men sholehkan dan men sho...

NDAK PERLU!

Barangkali memang benar bahwa kita ndak perlu meminta dimengerti oleh orang lain. Setiap pribadi memiliki sisi kepentingan yang berbeda, setiap manusia memiliki kacamata sendiri dalam melihat orang lain. Pun mereka terhadap kita. Ndak perlu lah bersusah payah membuat mereka mengerti, ndak perlu meminta dipahami dengan membuang harga diri. Sebab suatu hari, kita akan bertemu dengan orang-orang yang tanpa diminta akan mencoba memahami, orang-orang yang dengan senang hati berusaha mengerti. Meski tentu tak pernah mengerti sepenuhnya, tapi mereka selalu berupaya. Percaya deh! suatu hari akan bertemu dengan orang-orang yang selalu mempertanyakan perihal keadaan kita yang sebenarnya, bukan sekadar yang dapat dilihat mata. Manusiawi sih, memang begitu alamiyah nya sifat manusia. Selalu berharap kepada manusia, mencari penilaian manusia dan memprioritaskan manusia diatas segalanya. Mungkin diawal niat kita sih yang salah, selalu menginginkan dan mengharapkan manusia. Bahkan secara sadar pu...

Hai Nurmaaaaa

"No One Can Replace You" Alhamdulillah, satu kata yang tiada hentinya diucapkan ketika melihat foto ini. Kenapa tidak, Allah begitu baiknya kepada diri ini yang dengan mudah membolak-balikkan hati ini. Diri ini yang dulunya tidak pernah mempercayai kalau sahabat karib itu bakal ada dan bersifat candu. Tapi dengan kuasa Allah, Allah mendatangkan teman-teman serta lingkungan yang baik pada diri ini yang sedang belajar menuju baik. Dari dulu berprinsip harus punya banyak teman, teman dari kalangan apapun dan bagaimanapun, karena dari mereka-merekalah bisa mengupgrade diri ini. Namun seiring dengan berjalannya waktu, teman-teman ini berbelok menuju jalannya masing-masing dan di persimpangan jalan pasti menemui teman baru. Beda dengan ini, dipersimpangan manapun kita berpisah, tapi ujungnya kita dipertemukan lagi, sempat bingung ini apa maksudnya? apa ini yang disebut persahabatan? bisa jadi... Bahkan bisa jadi lebih dari itu, diri ini mengenal dirinya tanpa sengaja bahk...